Kisah Kala Malam Itu



Tanpa sengaja alam bawah sadarku mengantarkan kepada sebuah potret seorang pejuang.
Berbedanya posisi antara kita meyakinkanku akan keberuntungan yg lebih memihak kepadaku.
Tangan kasarnya memperlihatkan kerutan gores garis tangan yg smakin melambangkan sebuah arti pengorbanan.
Tanpa ragu ia ulurkan bahkan menawarkan semua yg ia miliki.
Raut usang,legamnya kulit yg slalu menyelimuti sekujur tubuhmu,membuat nyatanya semangat hidup yg terlihat.
Terik sang mentari yg slalu membakar semangatmu,selalu ditemani dengan tiupan angin yg berhembus seiring dengan hembusan setiap nafasmu.
Air yg selalu membasuh setiap luka akibat pengorbanan demi sebuah kata kehidupan.
Melihat sorot matanya kala siang itu semakin membuatnya seolah bercerita tentang sebuah kisah kerasnya kehidupan yg dilalui olehnya.
Rasa bersukur hadir kepadaku ditengah cerita itu,dan mengalirnya sebuah tetes air mata kekaguman akan sosoknya.
Selang waktu malam alam bawah sadarku tlah memberikan sebuah arti dari kata "bersyukur". .

_cha_


0 Responses